ENGINEERING CAD/CAE INFRASTRUCTURE
Workstation & Server untuk Engineer yang Jalankan Simulasi
SolidWorks assembly yang lag, simulasi ANSYS yang makan hari, file CAD besar yang tidak bisa di-share ke tim — semua masalah ini solvable dengan spesifikasi yang tepat. Kami building workstation dan server yang dibuat untuk workflow engineering Anda.
Masalah yang Familiar untuk Engineer
Kalau Anda bekerja dengan SolidWorks, ANSYS, atau MATLAB, ini probably resonate.
SolidWorks assembly lag saat deadline mendekat
Model dengan 5,000+ parts jadi norm di manufacturing engineering. Zoom, rotate, dan rebuild jadi laggy karena RAM tidak cukup — sistem swap ke disk dan semuanya jadi painful. Engineer produktifitasnya turun drastis.
Simulasi ANSYS/MATLAB makan waktu berhari-hari
Analisis struktural atau CFD yang seharusnya selesai 8 jam malah jalan 3 hari karena RAM dan cores tidak cukup. Iterasi desain jadi terbatas — engineer hanya bisa test 1-2 design variation per minggu, bukan daily iteration.
File CAD besar tidak bisa di-share ke tim engineer
Part assembly 500MB harus kirim via email atau cloud. Tim di workshop atau site harus tunggu download. Belum lagi versioning — siapa yang punya file terbaru? Kolaborasi jadi瓶颈.
Solusi TCS untuk Engineering
Setiap solusi di-mapping ke masalah spesifik engineering workflow — bukan one-size-fits-all.
Workstation CAD untuk Engineer
Dirancang untuk engineer yang kerja dengan SolidWorks, AutoCAD Mechanical, CATIA, atau Inventor. Single-thread performance tinggi dengan RAM dan GPU yang cukup untuk assembly besar.
Contoh Spesifikasi:
Intel Core i9-14900K | NVIDIA RTX 4080 Super 16GB | RAM 128GB DDR5 | Samsung 990 Pro 2TB | Windows 11 Pro
HPC Workstation untuk Simulasi CAE
Build untuk engineer yang butuhkan simulasi FEA, CFD, dan analysis data berskala besar. Multi-core CPU, ECC RAM, dan GPU CUDA acceleration untuk accelerate iteration.
Contoh Spesifikasi:
AMD EPYC 9354 32-core | NVIDIA A5000 24GB | RAM 256GB DDR5 ECC | Samsung 990 Pro 4TB | Ubuntu 22.04 LTS
NAS Storage untuk Kolaborasi Tim Engineering
Penyimpanan terpusat untuk file CAD/CAE besar. Tim engineer bisa akses file dari mana saja di kantor atau site — tanpa perlu kirim via email atau cloud. Version control built-in.
Contoh Spesifikasi:
NAS 8-bay dengan 8x 4TB WD Red Plus | RAID 6 configuration | 10GbE network | Setup di lokasi + konfigurasi akses
Mengapa On-Premise untuk Pekerjaan Engineering?
Tiga alasan yang kami dengar consistently dari engineering client kami.
Keamanan Data Engineering
CAD files, simulation results, dan proprietary designs adalah assets perusahaan. On-premise storage berarti tidak ada pihak ketiga yang punya salinan. Critical untuk manufacturing dan aerospace firms yang bekerja dengan data client sensitive.
Performa Konsisten untuk Simulasi
Simulasi FEA/CFD bisa jalan 8-72 jam. On-premise memberikan consistent performance — tidak seperti cloud yang kena quota limit atau latency issues. Engineer bisa tinggalkan simulasi jalan overnight dan pagi sudah dapat hasil.
Irit dalam Jangka Panjang
Cloud subscription untuk MATLAB, ANSYS, atau SolidWorks per tahun bisa exceed harga hardware itu sendiri dalam 2-3 tahun. On-premise = investasi sekali, pakai 5-7 tahun.особенно untuk tim yang butuh akses daily ke simulasi berat.
Contoh Spesifikasi — Bukan Harga Tetap
Ini example configurations untuk memberi Anda gambaran. Spesifikasi final ditentukan setelah konsultasi — karena setiap engineering workflow itu berbeda.
Untuk Tim dengan Budget Terbatas
Cocok untuk engineering team yang baru mulai atau punya keterbatasan budget tahun ini. Masih bisa handle project moderately complex dan simulasi ringan-sedang.
Spesifikasi Hardware
- •CPU: Intel Core i7-14700K (20 cores, up to 5.6GHz, high single-thread boost)
- •RAM: 64GB DDR5-5600 (2x32GB)
- •GPU: NVIDIA RTX 4060 Ti 16GB
- •Storage: 1TB Samsung 990 Pro + 4TB Seagate IronWolf NAS
- •OS: Windows 11 Pro
Cocok Untuk
Starts from Rp 25.000.000
Untuk Proyek Kompleks dan Simulasi Berat
Build untuk engineering team yang sering handle proyek besar, simulasi FEA/CFD jutaan element, atau butuh iterate cepat. Investasi justified untuk daily heavy workload.
Spesifikasi Hardware
- •CPU: AMD EPYC 9354 32-core (128 threads, 3.25GHz base, 4.4GHz boost)
- •RAM: 256GB DDR5-4800 ECC (8x32GB)
- •GPU: NVIDIA A5000 24GB (CUDA-enabled untuk ANSYS/MATLAB acceleration)
- •Storage: 2TB Samsung 990 Pro + 16TB RAID storage
- •OS: Ubuntu 22.04 LTS + Windows 11 Pro (dual boot option)
Cocok Untuk
Starts from Rp 85.000.000
Butuh konfigurasi custom untuk engineering team Anda? Diskusikan dengan tim kami — gratis.
Konsultasi Gratis via WhatsAppCara Kerja Kami
Tiga langkah untuk mendapatkan workstation yang sesuai untuk engineering team Anda.
Konsultasi Workflow
Kami tanya software yang digunakan, ukuran mesh/file typical, jumlah engineer, dan timeline proyek. Ini penting untuk menentukan spesifikasi yang pas — tidak semua orang butuh EPYC 32-core.
Proposal Spesifikasi
Dapat proposal detail: component list, harga breakdown per komponen, dan alasan teknis mengapa konfigurasi ini direkomendasikan untuk workflow Anda.
Build & Testing
Assembly dan testing 48 jam sebelum serah terima. Kami benchmark performa dengan software yang Anda gunakan — SolidWorks, ANSYS, MATLAB, atau yang lain.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa spesifikasi minimum untuk workstation SolidWorks 2024?
SolidWorks 2024 membutuhkan CPU minimal Intel Core i7 atau AMD Ryzen 7, RAM 32GB (rekomendasi 64GB untuk assembly besar), GPU NVIDIA RTX 4060 atau lebih dengan minimal 8GB VRAM, dan SSD 1TB. Untuk assembly dengan 10,000+ parts, kami rekomendasikan RAM 128GB dan GPU RTX 4080 agar zoom, rotate, dan feature recognition tetap responsif.
Berapa RAM yang dibutuhkan untuk simulasi ANSYS FEA?
Simulasi ANSYS membutuhkan RAM besar tergantung ukuran mesh. Untuk project standard (mesh 500rb-1 juta element): RAM 64GB sudah cukup. Untuk project dengan jutaan element (struktur gedung, komponen aerospace, atau CFD besar): RAM 128GB-256GB ECC. Kami pernah handle kasus di mana client awalnya pakai RAM 32GB — mesh 3 juta element tidak bisa jalan karena insufficient memory.
Apa bedanya workstation CAD biasa dengan workstation untuk simulasi CAE?
Workstation CAD fokus pada single-thread performance (kecepatan clock CPU tinggi, ~4.5-5GHz) karena banyak operasi bersifat sequential. Workstation CAE fokus pada multi-thread performance (32-64 cores) untuk parallel computing, ECC RAM untuk akurasi perhitungan angka, dan storage NVMe untuk baca/tulis dataset besar. ANSYS Mechanical juga memanfaatkan GPU acceleration untuk solver tertentu.
Apakah bisa satu workstation untuk CAD dan simulasi sekaligus?
Bisa dengan caveats. Untuk CAD workload (75% SolidWorks, 25% ANSYS ringan), kami rekomendasikan Intel i9 atau AMD Ryzen 9 dengan 64-128GB RAM dan RTX 4080. Untuk simulasi berat (50% CAD, 50% ANSYS/FEA), pisahkan atau gunakan AMD EPYC/Intel Xeon workstation. Jangan campur workflow rendering 3D berat dengan simulasi — GPU akan contention dan keduanya suffers.
Bagaimana dengan lisensi software engineering di on-premise server?
TCS tidak menyediakan lisensi software. Kami building hardware yang compatible dengan lisensi yang Anda punya — floating license, network license, atau standalone. Untuk pertanyaan spesifik lisensi ANSYS, SolidWorks, MATLAB, atau CATIA, sebaiknya konsultasi langsung dengan vendor software tersebut.
Diskusikan Kebutuhan Workstation Engineering Anda
Ceritakan software yang Anda gunakan, ukuran mesh/file typical, dan timeline proyek. Tidak perlu siap dengan spesifikasi lengkap — kami yang bantu tentukan.
Konsultasi gratis
Response WhatsApp < 4 jam
Garansi 6 bulan + sparepart
ATAU CHAT LANGSUNG
Chat WhatsApp Bandung/Jakarta